Di Masa Depan, Chatbot Bisa Jadi Pasangan hingga Customer Service


Pada kesempatan yang sama, Jonathan Tavvs selaku Product, Content, Positioning & Technology Kaleidoko juga mengungkap peran chatbot tak hanya akan berguna bagi keseharian manusia, tetapi juga mampu diimplementasikan pada industri pekerjaan.

Chatbot itu adalah salah satu dari kategori pengembangan kecerdasan buatan yang akan menciptakan disrupsi besar di banyak lahan bisnis. Ia akan menghubungkan brand dan konsumen lewat platform, bisa dibilang sebagai customer service digital,” ujar Tavvs.

Tavvs menerangkan, chatbot berpotensi–lewat teknologi pemrosesan bahasa alami–untuk membuat pengalaman pelanggan lebih mudah, cepat, dan memuaskan.

“Ia memiliki akses untuk menyediakan pengetahuan ke pelanggan dan mampu merespons dengan pintar. Tapi untuk ke fase tersebut, pembesut chatbot harus mengembangkan ‘navigator’ khusus,” paparnya.

Lantas, apa memang peran chatbot bakal menggantikan pekerjaan manusia ke depannya? Tavvs menjawab bisa jadi. Chatbot mungkin bisa akan mengurangi lahan pekerjaan, tetapi bukan berarti produktivitas bisa menurun drastis.

“Kita bicara soal otomatisasi. Ambil contoh industri pabrik membutuhkan chatbot, para pekerja pabrik tak perlu dipangkas, mereka masih bisa bekerja manual. Karena dengan hadirnya chatbot, beban pekerjaan mereka bisa berkurang. Chatbot mungkin bisa mengatur jadwal, memberikan reminder atau melakukan hal-hal bersifat birokratis,” imbuh Tavvs.

Karena itu, Tavvs menganggap perusahaan dapat mengalokasikan karyawan untuk melakukan skala prioritas lain. Dengan chatbot, perusahaan pun dapat memperluas operasi pelayanan pelanggan secara global dengan biaya rendah.

(Jek/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Sumber : http://tekno.liputan6.com/read/3156865/di-masa-depan-chatbot-bisa-jadi-pasangan-hingga-customer-service

قالب وردپرس

log in

reset password

Back to
log in