Google Kena Cibiran karena Tampilkan Berita Hoax, Kok Bisa?


JAKARTA – Krishna Bharat merupakan mantan pegawai Google yang membantu dalam membuat dan mengembangkan fitur Google News. Baru-baru ini ia merasa kecewa dengan fitur tersebut lantaran menampilkan berita hoax.

Krishna, yang pernah menjadi teknisi Google, mengatakan bahwa Google News adalah produk yang memalukan dan tak bertanggung jawab. Hal ini dilontarkannya setelah Google menampilkan berita dari situs sumber tak terpercaya di Google News.

“Teman-teman Google, ini (berita hoax) adalah memalukan dan tak bertanggung jawab. Waktunya untuk kembali lagi ke praktik yang telah dicoba dan diuji untuk menunjukkan sumber yang disurvei untuk pertanyaan baru di bagian atas pencarian web,” kata Krishna di akun Facebook miliknya, dikutip dari CNBC, Jumat (6/10/2017).

Baca juga: Saingi Mi Store, Google Ekspansi Toko ke Indonesia

Ia pun menyayangkan dengan sistem yang kini dimiliki oleh Google. krishna menyarankan agar Google lebih barhati-hati dan tak mengedepankan kecepatan dibandingkan verifikasi.

“(User generated content) tak dapat diandalkan, dan apa pun yang bernilai akan ditampilkan di sumber arus utama. Mengapa tidak menunggu untuk memastikannya? Anda memiliki tanggung jawab untuk melakukannya dengan benar. Bagian ini disebut ‘Top Stories’ bukan ‘Rumors'”, sindirnya kepada Google.

Sebelumnya dilaporkan, Google menampilkan berita yang bersumber dari forum 4Chan soal kejadian penembakan brutal di Las Vegas. Dalam berita tersebut ditulis bahwa pelaku penembakan bernama Geary Danley. Sementara pihak berwenang mengatakan bahwa pelakunya ada Stephen Paddock.

Atas kejadian tersebut Google mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada pengguna. Selain itu mereka juga telah menghapus berita tersebut setelah mendapatkan laporan.

Baca juga: Waduh! Facebook dan Google Kebobolan soal Berita Serangan Las Vegas

(kem)

Sumber : http://techno.okezone.com/read/2017/10/06/207/1790230/google-kena-cibiran-karena-tampilkan-berita-hoax-kok-bisa

قالب وردپرس

log in

reset password

Back to
log in