OKEZONE INNOVATION: Mengulik Sejarah GIF yang Lebih Dulu Hadir Ketimbang Website




JAKARTA – Masyarakat di Indonesia tengah dihebohkan dengan konten pornografi berformat GIF di aplikasi WhatsApp. Namun tahukah Anda apa itu GIF?

Graphics Interchange Format (GIF) merupakan sebuah format yang sering digunakan dalam dunia web maupun dalam dunia citra digital. GIF ini memungkinkan pengguna untuk membuat animasi sederhana yang akan melakukan gerakan ulang sehingga tampak unik.

GIF yang kini banyak tersebar di berbagai website dan aplikasi menunjukkan animasi pendek yang melakukan gerakan berulang. Namun mulanya, GIF merupakan cara untuk menampilkan foto.

Sejarah GIF bermula saat Steve Wilhite yang mulai mengerjakan GIF pada awal tahun 1986. Pada saat itu, ia merupakan seorang programmer untuk Compuserve – sebuah layanan online yang memungkinkan pengguna mengakses chat room, forum, dan informasi seperti harga saham.

Sandy Trevor, atasan Wilhite di Compuserve mengatakan kepada WIRED bahwa dirinya ingin menyelesaikan dua masalah. Pertama Compuserve membutuhkan format grafis yang bekerja pada semua komputer.

Pada saat itu pasar PC terbagi dalam beberapa perusahaan termasuk Apple, Atari, Commodore, IBM, dan Tandy dimana masing-masing memiliki cara tersendiri untuk menampilkan grafis.

Compuserve telah menggunakan format grafis lain di era itu, seperti NAPLPS, tapi Trevor menganggapnya terlalu rumit untuk diterapkan. Alhasil ia menugaskan Wilhite untuk membuat format sederhana yang bisa bekerja pada mesin apapun.

Keinginan kedua, Trevor menginginkan Wilhite membuat teknologi yang bisa dengan cepat menampilkan gambar tajam meski pada koneksi yang lambat.

“Pada tahun 80-an, 1200 baud berkecepatan tinggi. Banyak orang hanya memiliki 300 modem baud,” kata Trevor.

Rata-rata koneksi broadband di Amerika Serikat 40.000 kali lebih cepat ketimbang koneksi cepat 1200 baud, sehingga Compuserve membutuhkan file yang sangat kecil.

Format gambar utama web lainnya yakni JPEG, sedang dikembangkan saat itu. Namun format itu lebih cocok untuk foto dan gambar lain yang mengandung detail dalam jumlah tinggi dan tidak akan mengalami sedikit distorsi.

Sementara itu, Compuserve membutuhkan format untuk menampilkan harga saham, peta cuaca, dan grafik lainnya. Alhasil Wilhite memutuskan untuk mendasarkan GIF pada protokol kompresi lossless yang disebut Lempel-Ziv-Welch, atau LZW.

Wilhite menyelesaikan versi pertama GIF pada bulan Mei 1987, dan Compuserve mulai menggunakan format itu bulan berikutya. Ini tercatat dua tahun sebelum Sir Tim Berners Lee mengumumkan proyek World Wide Web-nya dan enam tahun sebelum browser Mosiac membuat web diakses oleh pengguna, hingga membuat GIF seperti saat ini.

GIF terbilang sempurna untuk menampilkan logo, line art, dan diagram website seperti Wilhite pertama kali mengembangkan formatnya. Karena gambar GIF transparan, memungkinkan perancang website untuk membuat layout yang lebih kompleks.

Wilhite sendiri memiliki pandangan ke depan untuk membuat GIF nya dapat diperluas sehingga developer lain mampu menambahkan jenis informasi lainnya dalam GIF. Hal ini memungkinkan tim di browser Netscape menciptakan standar GIF animasi pada tahun 1995.

“Saya tidak meminta Steve untuk menambahkan sebanyak mungkin kemampuannya, tapi saya senang melakukannya,” kata Trevor.

Tak lama setelah itu, GIF menghiasi hampir semua situs website. “Dancing Baby” menjadi salah satu video viral pertama di web. Maskot 7-Up yang menari “Cool Spot” juga membuat viral GIF yang pertama.

Sayangnya firmat GIF menuai kontroversi sengekta paten. Pada tahun 1994, raksasa IT Unisys mengklaim memiliki protokol LZW yang digunakan Wilhite dalam spesifikasi GIF. Perusahaan mengancam akan menuntut siapapun yang membuat software yang bisa membuat atau membaca GIF tanpa membayar lisensi hingga akhirnya paten LZW milik Unisys berakhir pada tahun 2006.

Meski begitu, format GIF masih bertahan pada forum web dan situs seperti 4chan, Reddit, dan Tumblr. Seiring waktu, banyak orang menggunakan animasi dalam percakapan melalui web hingga GIF menjadi bentuk ekspresi baru.

Maraknya smartphone turut membuat bentuk komunikasi visual ini semakin menarik pengguna.

“Dengan GIF Anda bisa mengekspresikan berbagai emosi,” kata David McIntosh, CEO dari Tenor.

Sayangnya berbagai teknologi tak luput dari penyalahgunaan. GIF misalnya digunakan untuk menampilkan konten negatif yang dinilai tak layak tampil oleh beberapa kalangan. (lnm).

(kem)

Sumber : http://techno.okezone.com/read/2017/11/06/56/1809493/okezone-innovation-mengulik-sejarah-gif-yang-lebih-dulu-hadir-ketimbang-website

قالب وردپرس

log in

reset password

Back to
log in